Cobalah kita perhatikan di lingkungan kita sehari-hari, khususnya dikalangan umat Islam sendiri. Bagaimana orang-orang dengan mudah terpecah ukhwahnya hanya karena perbedaan yang tidak prinsipil, misalnya ada tidaknya qunut, jumlah azan waktu sholat jum’at, dan ada yg lebih ekstrim yang menganggap kalau bukan kelompoknya, tidak boleh menjadi imam sholatnya. Kenapa sih hal-hal seperti ini dijadikan alasan untuk menganggap diri dan kelompok sebagai yang paling benar dan kelompok lain yang salah?
- Categories
- Recent Posts
- Recent Comments
- Pren-pren
- Spam Blocked
-
About
- Change this text in the admin section of WordPress
