Carilah Persamaan

September 16th, 2008 by Sangbima Leave a reply »

Cobalah kita perhatikan di lingkungan kita sehari-hari, khususnya dikalangan umat Islam sendiri. Bagaimana orang-orang dengan mudah terpecah ukhwahnya hanya karena perbedaan yang tidak prinsipil, misalnya ada tidaknya qunut, jumlah azan waktu sholat jum’at, dan ada yg lebih ekstrim yang menganggap kalau bukan kelompoknya, tidak boleh menjadi imam sholatnya. Kenapa sih hal-hal seperti ini dijadikan alasan untuk menganggap diri dan kelompok sebagai yang paling benar dan kelompok lain yang salah?

Kenapa kita tidak mengibaratkan bahwa seluruh umat Islam itu adalah merupakan satu “Pohon Besar” yang dibatangnya tumbuh banyak sekali cabang, ranting, dahan dan daun? Liat dahan/ranting pohon, tidak ada yang sama antara satu sama lain. Ada yang tumbuh kearah kanan, kiri, barat, utara, timur dan selatan. Ada yang banyak daun, ada juga yang sedikit. Namun bukankah dahan/ranting itu bersumber dari batang pohon yang sama? Yang mendapatkan suplai makanan dari akar yang sama?

Rukun iman dan rukun Islam dapat diibaratkan sebagai akar dan batang pohon, yang merupakan pokok ajaran yang secara absolut kita sebagai muslim harus percaya dan yakin akan kebenarannya. Kalau Rukun Iman dan Rukun Islam itu sudah beda, barulah orang/umat tersebut tidak termasuk dalam golongan/umat kita. Nah, kalau Rukun Iman dan Rukun Islamnya sama, kenapa kita harus mempermasalahkan hal-hal lain diluar itu? Menurut ceramahnya ustadz (barusan dengar kajian di Musholla kantor), memang di akhir jaman nanti umat Islam akan terpecah menjadi banyak golongan (jumlah persisnya saya lupa). Tapi golongan yang banyak ini sudah melenceng dari ajaran pokok umat Islam, yakni Rukun Iman dan Rukun Islam.

Untuk itu, marilah kita tingkatkan persatuan dalam rangka berdakwah, sehingga menjadi sebuah pohon yang besar, yang mampu meneduhkan suasana sekitarnya, yang mampu memberikan manfaat bagi makhluk yang ada didekatnya. Janganlah perbedaan-perbedaan kecil menjadikan kita bermusuhan satu sama lain, jadikanlah perbedaan itu sebagai Rahmat dan karunia dari Allah, karena tanpa perbedaan hidup takkan indah. Paduan suara menjadi indah karena suara/frekuensinya tidak ada yang sama. Pelangi menjadi indah, karena terdiri dari warna yang berbeda. Perbedaan harus ada, karena perbedaan itulah yang menjadi ciri khas dari masing-masing individu. Perbedaan akan terasa indah kalau ditata dan disusun berdasarkan kaidah yang ada (Sunatullah).

Semoga menjadi bahan renungan bagi kita semua.

VN:F [1.8.1_1037]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.8.1_1037]
Rating: 0 (from 0 votes)
Advertisement

Leave a Reply

Spam protection by WP Captcha-Free